Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Jelang Ramadhan, Gubernur Aceh Lobi Pemerintah Pusat Percepat Impor Ternak

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, Pemerintah Aceh mengambil langkah cepat dan strategis untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat,

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
BERBINCANG – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) berbincang dengan Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, terkait percepatan impor ternak ke Aceh, di Gedung Kementrian Perdagangan RI, Jakarta, Senin (19/1/2026). (Serambinews.com/HO) 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Aceh mempercepat impor ternak untuk menjamin ketersediaan daging dan menekan kenaikan harga menjelang Meugang dan Ramadhan 2026.
  • Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) melobi pemerintah pusat melalui diplomasi pangan di Jakarta dengan bertemu kementerian terkait dan Menteri Perdagangan.
  • Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung pemulihan sektor peternakan Aceh pasca bencana.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, Pemerintah Aceh mengambil langkah cepat dan strategis untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya daging, tetap terpenuhi.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, secara langsung melobi pemerintah pusat guna mempercepat proses impor ternak.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan stok daging sekaligus menekan potensi lonjakan harga di pasar, terutama menjelang tradisi Meugang dan selama bulan puasa.

Upaya tersebut dilakukan Mualem melalui diplomasi pangan dalam kunjungan kerja ke Jakarta pada Senin (19/1/2026). 

Dalam kunjungan itu, Mualem memimpin langsung pertemuan dengan sejumlah kementerian terkait, didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh T. Irsyadi serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, T. Adi Darma, ST.

Pertemuan ini menjadi bagian dari keseriusan Pemerintah Aceh dalam mengantisipasi meningkatnya kebutuhan konsumsi daging masyarakat.

Mualem menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin masyarakat Aceh terbebani oleh kelangkaan pasokan maupun kenaikan harga daging yang kerap terjadi menjelang Ramadhan.

Baca juga: Mualem Terima Bantuan Kemanusiaan PMI Nasional dari Jusuf Kalla

Oleh karena itu, koordinasi langsung dengan pemerintah pusat dianggap sebagai langkah paling efektif untuk memastikan pasokan ternak dapat segera terpenuhi,” kata Mualem, Selasa (20/1/2026). 

Menurutnya, stabilitas pangan merupakan kunci utama dalam menjaga ketenangan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

Lebih lanjut, Mualem menjelaskan bahwa percepatan impor sapi dan kerbau juga merupakan bagian dari upaya pemulihan sektor pangan pasca bencana yang sebelumnya berdampak pada peternakan lokal di Aceh.

Dengan adanya impor ternak, diharapkan kebutuhan jangka pendek dapat terpenuhi sembari pemerintah daerah terus mendorong pemulihan dan penguatan peternakan lokal.

Dalam rangkaian agenda diplomasi pangan tersebut, Mualem dan rombongan terlebih dahulu menggelar pertemuan dengan Asisten Deputi Tata Niaga dan Perdagangan Pangan Luar Negeri Kemenko Pangan, Lorenta P.K. Siahaan, M.B.A.

Pada kesempatan itu, Mualem menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat perizinan serta memastikan kelancaran distribusi ternak impor ke Aceh.

Baca juga: Jelang Meugang, Pasar Induk Lambaro Aceh Besar Mulai Dipadati Pembeli

Percepatan impor ternak 

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso.

Dalam pertemuan tersebut, Mualem menyampaikan komitmen Pemerintah Aceh untuk menjaga ketahanan pangan daerah dan berharap percepatan impor ternak dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat luas.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan pangan, khususnya daging, merupakan kebutuhan mendasar yang harus dijamin, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Melalui langkah diplomasi pangan ini, Pemerintah Aceh berharap masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan lebih tenang, harga daging tetap stabil, serta aktivitas ekonomi di pasar-pasar tradisional di Bumi Serambi Mekkah terus bergerak dan tumbuh secara positif,” pungkasnya.

(SerambiNews.com/Rianza Alfandi)

Baca juga: 91 Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi Usai 54 Hari Banjir dan Longsor

Baca juga: Di Depan Mualem, Mentan Amran Janji Segera Pulihkan Sawah Terdampak Banjir di Aceh

Baca juga: Daging Olahan dan Minuman Manis Terbukti Mempercepat Penurunan Fungsi Otak

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved