Kasus Penganiayaan
Bocah SD di Timor Tengah Selatan Tewas Usai Diduga Dipukul Guru dengan Batu
Bocah kelas IV SD Inpres One itu meninggal dunia secara tragis setelah diduga mengalami penganiayaan oleh guru penjaskesnya sendiri, Yafet Nokas,
Ia terus mengeluh sakit kepala disertai demam tinggi.
Keluarga sempat mengira hanya benjol biasa sehingga tidak segera membawanya ke fasilitas kesehatan.
Namun pada Selasa sore, Rafi mulai menunjukkan gejala aneh: tidak tahan cahaya, ingin suasana gelap, dan terus mengeluh sakit di kepala.
Keesokan paginya, Rabu (1/10/2025), keluarga memutuskan membawa Rafi ke Puskesmas menggunakan sepeda motor.
Namun di tengah perjalanan, tepat di daerah Naifatu, Rafi tiba-tiba melompat turun dan menolak melanjutkan perjalanan.
Karena tidak ada transportasi dan ambulans, keluarga terpaksa menginap di rumah warga.
Kamis pagi (2/10/2025), mereka berjalan kaki pulang sejauh satu kilometer.
Rafi tampak tenang, tetapi sesampainya di rumah ia kembali menjerit kesakitan.
“Dia sempat bilang takut, terus teriak kesakitan.
Kami tidak tahu harus buat apa.
Baca juga: Andre Taulany dan Erin Sepakat Bercerai dengan Damai Tanpa Saling Sindir
Tidak lama kemudian, sekitar pukul enam sore, dia mengembuskan napas terakhirnya,” kenang Sarlisa lirih.
Rafi dikenal sebagai anak pendiam dan penurut.
Rumah tempat ia tinggal bersama kakek dan neneknya adalah bangunan sederhana dari bebak dan papan, dengan atap seng berkarat dan halaman berdebu khas pedesaan.
Kini, rumah itu menjadi saksi bisu kepergian bocah kecil yang dikenal manis dan rajin itu.
Pihak keluarga mengaku sangat menyesal tidak segera membawa Rafi ke rumah sakit.
Kasus Penganiayaan
Pemukulan
kekerasan anak
Bocah
Guru Aniaya Siswa
SD Inpres One
Timor Tengah Selatan
Prohaba.co
| Oknum Babinsa Diduga Aniaya Dua Warga di Flores Timur, Dandim Janji Proses Hukum |
|
|---|
| Pemuda di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Gara-Gara Tak Dibeli Motor PCX |
|
|---|
| Balita 4 Tahun di Surabaya Jadi Korban Kekerasan, Tante dan Paman Ditangkap |
|
|---|
| Aspri Kepala Puskesmas Sendana Palopo Diduga Aniaya Pegawai, Polisi Sidik Kasus |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal Dianiaya Ayah Kandung di Ciputat karena Menangis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Keluarga-korban-penganiayaan-hingga-meninggal.jpg)