Jumat, 5 Juni 2026

Berita Kriminal

Tragedi Malam Lebaran: Suimih Dibunuh dan Dimutilasi Suami Siri di Samarinda

Lima jam sebelum umat Muslim melaksanakan shalat Eid, seorang perempuan bernama Suimih binti Chamim (35) meregang nyawa di tangan suami sirinya

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Tribun Medan  
KASUS MUTILASI - Inafis Polresta Samarinda evakuasi potongan tubuh di Samarinda. Kasus terungkap dari dua bocah yang menemukan karung berisi potongan tubuh saat bermain di Gang Nawasari. Korban diduga dimutilasi menjadi tujuh bagian dan ditemukan di dua lokasi berbeda.  

Motif kedua lebih materialistis.

Kedua pelaku ingin menguasai harta benda korban berupa sepeda motor dan handphone. 

Kombinasi antara dendam pribadi dan keinginan menguasai harta membuat mereka nekat merencanakan aksi keji tersebut sejak awal tahun 2026.

Baca juga: Pria di Serang Banten Mutilasi Kekasih dalam Kondisi Hamil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Kronologi Aksi Brutal

Kronologi bermula ketika Suimih diajak menginap di rumah R di Jalan Anggur, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Kamis, 19 Maret 2026.

Malam berikutnya yakni pada Jumat (20/3/2026), sekitar pukul 02.30 Wita, J memukul korban yang sedang tidur menggunakan balok kayu ulin.

Suimih sempat berusaha melarikan diri, namun ditangkap kembali dan dianiaya hingga meninggal dunia sekitar pukul 06.00 Wita.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, kedua pelaku melakukan mutilasi.

Tubuh Suimih dipotong menjadi tujuh bagian menggunakan parang, palu, dan papan sebagai alas.

Potongan tubuh kemudian dimasukkan ke dalam tiga karung.

Pada malam takbiran Idulfitri yakni pada Sabtu (21/3/2026) dini hari pukul 01.00 Wita, potongan tubuh itu dibuang secara bertahap menggunakan sepeda motor milik korban, dengan rute berbeda untuk menghindari pemantauan.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setyawan, menambahkan bahwa R berperan besar dalam perencanaan.

Ia disebut sebagai pihak yang memfasilitasi aksi pembunuhan terhadap Suimih.

“Tersangka R ini juga berperan sejak awal dalam perencanaan, bahkan ikut melakukan survei lokasi sejak Januari,” ucap AKP Agus Setyawan.

R disebut sebagai orang yang menjembatani hubungan antara korban dengan tersangka J alias W.

"Kalau mau dikatakan tersangka R ini makcomblang bahasa kerennya. Untuk hubungan kedekatan tersangka J dengan tersangka R itu masih kita dalami," ucap AKP Agus.

Baca juga: Terungkap, Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Tangerang Disimpan di Freezer

Penemuan Jasad dan Penangkapan Pelaku

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved