Kasus Penganiayaan
Dipicu Persoalan Asmara, Pria di Merangin Jambi Diduga Dianiaya Oknum TNI
berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari korban, persoalan tersebut bermula dari hubungan pribadi antara korban dengan seorang perempuan
Menurut pengakuan korban, setelah peristiwa tersebut ia kemudian dibawa ke suatu tempat dan mengalami tindakan kekerasan.
Korban mengaku sempat diinterogasi dan mendapatkan perlakuan fisik yang menyebabkan sejumlah luka di tubuhnya.
“Saat dilakukan penggerebekan di salah satu tempat kos, ada beberapa orang yang datang.
Yang jelas ada seorang suami dari perempuan tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, bekas luka yang dialami korban terlihat di sejumlah bagian tubuh dan telah didokumentasikan sebagai bagian dari proses pendampingan hukum.
Akibat kejadian itu, korban tidak hanya mengalami luka fisik, tetapi juga mengeluhkan gangguan kesehatan lainnya.
Korban dilaporkan mengalami sakit kepala dan sempat muntah-muntah sehingga harus menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim medis.
“Hari ini korban mengeluhkan pusing di kepala dan tadi pagi sempat muntah-muntah.
Saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari dokter spesialis,” ujar Andrianto.
Terkait jumlah orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut, pihak kuasa hukum menyebut korban mengingat ada lebih dari satu orang di lokasi kejadian.
Namun, detail mengenai identitas maupun jumlah pasti pihak yang terlibat masih menunggu keterangan lebih lengkap dari korban.
Pihak keluarga bersama kuasa hukum kini tengah mempertimbangkan langkah hukum lanjutan.
Mereka juga berharap institusi TNI dapat menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan.
“Kami percaya institusi TNI akan memberikan keadilan dan menjalankan mekanisme hukum yang berlaku apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran,” pungkasnya.
Baca juga: Sopir Truk Tewas Dikeroyok di SPBU Palembang, Diduga Dipicu Serobot Antrean Solar
Keluarga Tuntut Keadilan
Sementara itu, keluarga korban meminta agar kasus tersebut diproses secara adil dan transparan.
| Oknum Babinsa Diduga Aniaya Dua Warga di Flores Timur, Dandim Janji Proses Hukum |
|
|---|
| Pemuda di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Gara-Gara Tak Dibeli Motor PCX |
|
|---|
| Balita 4 Tahun di Surabaya Jadi Korban Kekerasan, Tante dan Paman Ditangkap |
|
|---|
| Aspri Kepala Puskesmas Sendana Palopo Diduga Aniaya Pegawai, Polisi Sidik Kasus |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal Dianiaya Ayah Kandung di Ciputat karena Menangis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Seorang-pria-di-Kabupaten-Merangin-Jambi-menjadi-korban-penganiayaan.jpg)