Kasus Penganiayaan
Dipicu Persoalan Asmara, Pria di Merangin Jambi Diduga Dianiaya Oknum TNI
berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari korban, persoalan tersebut bermula dari hubungan pribadi antara korban dengan seorang perempuan
Kakak kandung korban, Kurkon Yusman, mengaku sangat terpukul melihat kondisi adiknya yang mengalami luka di berbagai bagian tubuh.
Menurut Kurkon, keluarga berharap proses hukum berjalan sesuai aturan dan seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melakukan pelanggaran.
“Saya sangat menyayangkan kejadian seperti ini.
Saya menuntut hak kemanusiaan adik saya. Sebagai kakak, saya ingin hukum yang seadil-adilnya karena adik saya sudah diperlakukan tidak manusiawi,” katanya kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).
Kurkon mengaku tidak mengetahui secara pasti benda yang digunakan dalam dugaan penganiayaan tersebut.
Namun, dari kondisi luka yang dialami korban, ia menduga terdapat penggunaan benda keras yang menyebabkan cedera di sejumlah bagian tubuh.
Selain itu, keluarga juga mengungkap adanya luka bakar pada bagian alat vital korban yang diduga berasal dari percikan api atau benda panas.
“Iya, ada bekas bakar di alat vital,” ungkapnya.
Informasi tersebut menjadi salah satu hal yang diharapkan dapat diungkap melalui proses penyelidikan lebih lanjut.
Menunggu Penanganan dan Klarifikasi Resmi
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Merangin.
Keluarga bersama tim kuasa hukum tengah mempertimbangkan langkah hukum lanjutan sembari menunggu kondisi korban membaik.
Pihak kuasa hukum juga menyatakan kepercayaannya bahwa institusi TNI akan menangani persoalan tersebut secara profesional dan transparan apabila nantinya ditemukan adanya keterlibatan oknum anggotanya.
“Kami percaya institusi TNI akan memberikan keadilan dan menjalankan mekanisme hukum yang berlaku apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran,” ujar Andrianto.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak Kodim 0420/Sarko masih terus dilakukan.
Saat wartawan mendatangi Markas Kodim, Komandan Kodim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto dilaporkan sedang berada di luar markas karena menghadiri kegiatan.
| Oknum Babinsa Diduga Aniaya Dua Warga di Flores Timur, Dandim Janji Proses Hukum |
|
|---|
| Pemuda di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Gara-Gara Tak Dibeli Motor PCX |
|
|---|
| Balita 4 Tahun di Surabaya Jadi Korban Kekerasan, Tante dan Paman Ditangkap |
|
|---|
| Aspri Kepala Puskesmas Sendana Palopo Diduga Aniaya Pegawai, Polisi Sidik Kasus |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal Dianiaya Ayah Kandung di Ciputat karena Menangis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Seorang-pria-di-Kabupaten-Merangin-Jambi-menjadi-korban-penganiayaan.jpg)