Tahukah Anda
Tempe Goreng Lebih Sehat daripada Keripik Tempe, Begini Penjelasan Pakar
Tempe sudah lama dikenal sebagai sumber protein yang murah dan mudah ditemukan. Ada banyak cara mengolah tempe dan salah satunya adalah digoreng.
Hasilnya, perbedaan keduanya tidak terlalu signifikan.
“Hasilnya, tempe yang dikukus memang sedikit lebih rendah dalam pembentukan antibodi dibanding tempe mentah, tapi perbedaannya tidak terlalu signifikan.
Keduanya masih jauh lebih baik dibandingkan kedelai yang belum difermentasi,” paparnya.
Baca juga: Dubes Kanada Kunjungi Rumah Tempe Nusa di Alue Naga, Dukung Pangan Lokal Aceh
Meski demikian, pengolahan ekstrem yang melibatkan suhu tinggi dan waktu lama harus dihindari.
Prof Antonius memperingatkan bahwa proses pengolahan yang terlalu keras dapat merusak struktur mikroorganisme.
“Kalau dibuat keripik, mungkin bakterinya sudah berantakan, jadi kualitasnya lebih rendah dibanding tempe goreng atau tempe bacem,” tambahnya.
Lebih awet Secara umum, fermentasi adalah proses alami di mana mikroorganisme mengubah karbohidrat menjadi alkohol, asam organik, dan gas.
Dalam konteks pangan, proses ini tidak hanya membuat makanan lebih awet, tetapi juga mengubah rasa, aroma, dan tekstur sehingga menciptakan cita rasa unik.
Dengan segala manfaatnya, Prof Antonius Suwanto mengajak masyarakat untuk menjadikan makanan fermentasi sebagai bagian penting dari pola makan modern yang sehat.
“Yuk, jadikan makanan fermentasi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehat kita,” ajak Prof Antonius.
Baca juga: Cara Membuat Tempe Sambal Kemangi, Resep Hemat untuk Akhir Bulan
Baca juga: Benarkah Tempe Bisa Menurunkan Kolesterol? Berikut Penjelasannya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| 9 Makanan Kaya Zat Besi untuk Atasi Anemia Secara Alami, Biji Labu hingga Brokoli |
|
|---|
| Ikan Gabus, Dari Tradisi Penyembuhan Luka hingga Potensi Antioksidan dan Antihipertensi |
|
|---|
| Pohon Sawit Tak Dapat Gantikan Fungsi Hutan, Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| Versi Terbaru Kebutuhan Protein Manusia Per Hari, Berikut Penjelasan Ahli |
|
|---|
| Mengapa Telur Ayam Fertil Tak Layak Dikonsumsi, Berikut Penjelasan Pakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/tempe-087.jpg)