Senin, 8 Juni 2026

Tahukah Anda

Apa yang Terjadi Jika Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celsius?

Sebanyak 184 kota ikonik di dunia diprediksi akan tenggelam atau terendam air jika terjadi kenaikan permukaan laut, akibat emisi karbondioksida ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: CLIMATE CENTRAL
Visualisasi Burj Khalifa, Dubai, setelah suhu bumi naik 3 derajat Celsius. Burj Khalifa menjadi salah satu kota dari sekitar 184 kota ikonik di dunia yang diprediksi tenggelam jika suhu bumi terus naik hingga 3 derajat Celsius. 

PROHABA.CO - Sebanyak 184 kota ikonik di dunia diprediksi akan tenggelam atau terendam air jika terjadi kenaikan permukaan laut, akibat emisi karbondioksida yang tidak ditekan sehingga menyebabkan suhu bumi naik.

Climate Central meluncurkan studi baru tentang dampak jangka panjang kenaikan permukaan laut terhadap seluruh dunia, terutama di lokasi-lokasi atau kota-kota ikonik di dunia.

Untuk diketahui, penelitian ini, digabungkan dengan data dan visual dari Google Earth, memungkinkan ilustrasi yang tepat tentang ketinggian air di masa depan di lebih dari 200 lokasi pesisir di seluruh dunia.

Terkumpul dalam koleksi dokumentasi, yakni “Menggambarkan Masa Depan Kita”, isinya mencakup simulasi video dan rendering fotorealistik dari permukaan laut berabad-abad di masa depan di sekitar landmark dan lingkungan ikonik.

Dalam analisis ini, para peneliti melihat dampak multiabad dari emisi tinggi pada kenaikan permukaan laut--200 hingga 2.000 tahun di masa depan--yang mencerminkan apa arti pilihan kita hari ini bagi generasi mendatang, menurut rilis Climate Central yang dikutip dari Yayasan Indonesia Cerah, Senin (25/10/2021).

Penelitian ini mengilustrasikan sebuah waktu yang sempit untuk membatasi kerugian pada kota pesisir di masa depan karena naiknya air laut, terutama yang berdampak pada sekitar sejumlah kota ikonik di dunia.

Studi yang diterbitkan dalam Environmental Research Letters itu mengidentifikasi tempat mana yang dapat diselamatkan atau hilang dalam jangka panjang akibat dari perubahan iklim saat ini yang berpotensi terkait dengan hasil negosiasi iklim PBB COP26 mendatang, pada tanggal 1-12 November di Glasgow, Skotlandia.

Baca juga: Dua Fenomena Alam Terbaru Pengaruhi Suhu Atmosfer

Baca juga: Astronom Temukan Planet Neraka Bersuhu 2.7000 Celsius

Di mana, ratusan tempat tinggal di kota-kota pesisir dan daratan serta nasib satu miliar orang saat ini sedang dipertaruhkan.

Sebuah studi yang dilengkapi dengan ilustrasi dan gambaran dampaknya pada peta ini menunjukkan apa taruhan yang bisa dipertimbangkan oleh para pemimpin setiap negara dalam negosiasi iklim COP26.

Kenaikan permukaan air laut ini sangat erat kaitannya dengan emisi karbon atau efek gas rumah kaca.

Sifat gas rumah kaca yang mengikat panas, apabila konsentrasi gas-gas tersebut di atmosfer mengalami peningkatan maka panas matahari yang terperangkap di atmosfer menjadi lebih banyak.

Alhasil, akumulasi panas inilah yang dapat menyebabkan peningkatan suhu permukaan bumi yang dapat berpotensi menyebabkan beberapa kota ikonik di dunia diprediksi tenggelam.

Oleh karena itu, jika konsentrasi gas-gas rumah kaca terus meningkat di atmosfer, maka fenomena pemanasan global akan terjadi.

United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) menetapkan enam jenis gas rumah kaca yang dihasilkan oleh tindakan manusia, yaitu kabondioksida (CO2), metana (CH4), nitro oksida (N2O), hydrofluorocarbons (HFCs), perfluorocarbons (PFCs), dan sulfer hexafluoride (SF6).

Sebagai informasi, berdasarkan banyak penelitian menunjukkan bahwa suhu permukaan bumi sudah naik rata-rata 1 derajat Celsius sejak awal revolusi industri atau akhir abad ke-18. Diperkirakan, kenaikan suhu bumi ini akan mencapai 2 derajat Celsius pada pertengahan abad ini dan lebih dari 3,5 derajat Celsius pada akhir 2100 jika tidak dilakukan tindakan drastis untuk mengurangi laju pertambahan emisi akibat aktivitas manusia.

Kenaikan suhu rata-rata bumi ini akan menyebabkan terjadinya perubahan iklim.

Sehingga, jika emisi karbon tidak bisa dipertahankan setidaknya 1,5 derajat Celsius, maka diprediksi banyak ikonik di dunia yang akan tenggelam akibat kenaikan permukaan air laut.

Baca juga: Indonesia Negara Paling Terdampak Kenaikan Permukaan Laut Ekstrem

Berikut gambaran beberapa kota ikonik dunia yang akan terpengaruh dan tenggelam akibat kenaikan permukaan air laut, jika suhu rata-rata bumi akibat emisi gas rumah kaca mencapai 3 derajat Celsius.

1. Lalbagh Fort, Dhaka, Bangladesh

Lalbagh Fort menjadi kota ikonik di dunia pertama yang diperkirakan akan tenggelam hampir lebih dari setengah bangunan jika suhu udara naik 3 derajat Celsius.

2. Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirat Arab, meskipun tidak tenggelam sepenuhnya, tetapi hampir setengah bangunan Burj Khalifa akan terendam air. Begitu juga bangunan-bangunan di sekitarnya.

3. Gedung Opera Sydney, Sydney, Australia Area, dan bangunan di sekitarnya, serta beberapa lantai Gedung Opera Sydney itu sendiri akan tenggelam atau terendam air laut.

4. Pusat Luar Angkasa HR Macmillan, Vancouver, Kanada

Dalam perkiraan visualnya, ikonik pusat luar angkasa HR Macmillan ini akan ikut terdampak, yang mengakibatkan kawasan halaman dan sebagian besar bangunan ikut terendam.

5. Museum Sains Kota Nagoya, Nagoya, Jepang

Jalanan dan bangunan di sekitar Museum Sains Kota Nagoya yang ikonik ini akan terendam jika suhu bumi di kota ini mencapai 3 derajat Celsius dan terjadi kenaikan permukaan laut.

Baca juga: Tujuh Tempat Terdingin di Bumi

6. Jalan Washington, Hoboken, New Jersey, Amerika Serikat

 Jalanan ikonik di AS juga tidak akan terhindar dampak kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan jalanan dan bangunan di sana berpeluang terendam.

7. Istana Perdamaian, Den Haag, Belanda

Meskipun Istana Perdamaian ini dikelilingi kolam-kolam indah, jika terjadi kenaikan permukaan laut, maka kolam-kolam tersebut bisa meluap dan merendam gedung istana.

8. Istana Buckingham, London, Inggris Raya

Selain Istana Perdamaian Den Haag, Belanda, salah satu ikonik utama di Inggris Raya, yaitu Istana Buckingham juga akan terdampak dan terendam jika kenaikan permukaan laut terjadi.

9. Pusat Kota Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat

Pusat Kota Honolulu yang merupakan kota ikonik di dunia dan merupakan kawasan ikonik wisata mancanegara terkenal juga akan ikut terendam jika kenaikan permukaan laut akibat emisi karbon tidak bisa ditekan.

Di Indonesia, Kota Mataram, Jakarta, dan Banda Aceh, merupakan kota-kota yang diprediksi juga ikut tenggelam jika iklim naik sebesar 3 derajat Celsius sebelum tahun 2050. (Kompas.com)

Baca juga: Letusan Bawah Laut Terbesar di Dunia Ciptakan Gunung Berapi Raksasa

Baca juga: Bumi Terjebak Panas pada Tingkat Mengkhawatirkan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved