Breaking News:

Kasus

16 Pelanggar Syariat Islam di Langsa Dicambuk, Satu di Antaranya Youtuber

Kejaksaan Negeri Langsa difalisitasi Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Senin (6/12/2021) melaksanakan ekseskusi cambuk terhadap 16 terdakwa...

Editor: Muliadi Gani
FOR SERAMBINEWS.COM
Salah satu terdakwa saat diekseskusi cambuk, di halaman Kantor Syariat Islam setempat. 

PROHABA.CO, LANGSA - Kejaksaan Negeri Langsa difalisitasi Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Senin (6/12/2021) melaksanakan ekseskusi cambuk terhadap 16 terdakwa pelanggar syariat Islam.

Uqubat cambuk tersebut dipusatkan di halaman Syariat Islam dan Dayah Kota Langsa.

Dari 16 terdakwa, satu di antaranya adalah Youtuber Langsa berinisial MZ yang tersandung kasus mesum di dalam mobil atau melanggar Qanun Aceh Nomor 14 tentang ikhtilath (bermesraan).

Pria ini divonis cambuk 17 kali, sedangkan 15 orang terdakwa lainnya tersandung kasus chip Higgs Domino atau melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Di antara terpidana adalah SY, dicambuk 30 kali, JM dicambuk 30 kali, DI dicambuk 15 kali, SR dicambuk 6 kali, dan ZP dicambuk 15 kali.

Baca juga: Dua Pemuda Tak Tahan Dicambuk 200 Kali, Eksekusi Jarimah Zina di Pidie

BP dicambuk 15 kali, JM dicambuk 20 kali, FI dicambuk 25 kali, DS dicambuk 10 kali, DS dicambuk 10 kali, IM dicambuk 15 kali, MS dicambuk 9 kali, IB dicambuk 9 kali, IS dicambuk 9 kali, FR dicambuk 9 kali, dan AN dicambuk 9 kali.

Kepala Kadis Syariat Islam dan Dayah Kota Langsa, H Aji Asmanuddin, mengatakan, eksekusi cambuk bukan kali ini saja dilaksanakan.

Selama tahun 2021 sudah sepuluh kali dilakukan eksekusi cambuk terhadap terpidana pelanggaran Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

“Mudah-mudahan pelaksanaan eksekusi hari ini adalah yang terakhir kalinya, dan di tahun 2021 mendatang jangan sampai ada lagi warga yang melanggar Qanun Aceh,” ujarnya.

Baca juga: 10 Penjudi Online di Pidie Dicambuk, Satu Terpidana Minta Dihentikan

Ia ingatkan bahwa perbuatan yang melanggar Qanun Aceh seperti judi dan khalwat itu sangat diharamkan dalam agama Islam.

Aji Asmanuddin merincikan bahwa pelaksanakan eksekusi cambuk kali ini terdiri atas 16 terpidana.

Sebanyak 15 orang terpidana kasus maisir dan satu orang ikhtilath (bermesraan dengan lawan jenis tanpa terikat hubungan perkawinan yang sah).

"Saya mengimbau kepada masyarakat Kota Langsa jangan ada lagi yang melakukan pelanggaran syariat Islam di daerah," ini imbuh Aji Asmanuddin. (zb)

Baca juga: Dicambuk 100 Kali, Wanita  Terpidana Zina Pingsan

Baca juga: 7 Pelanggar Qanun Jinayat Dicambuk

Baca juga: Pengantin Baru Dicambuk 200 Kali, Terpidana Pria Harus Dipapah Turun

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved