Pesawat Cina Eastern Airlines Jatuh, 132 Penumpang Tewas
Tidak ada tanda-tanda selamat dari para penumpang yang dilaporkan dalam kecelakaan pesawat Cina Eastern Airlines. Pesawat Cina Eastern jatuh ...
Seorang pria bermarga Yan mengatakan bahwa seorang rekannya telah berada di pesawat, dan bahwa dia telah memberi tahu ibu dari pria berusia 29 tahun itu.
"Ketika dia mengangkat telepon, dia tersedak," kata Yan.
Dia merasa berat hati ketika mendengar berita kecekaan pesawat Cina jatuh itu.
Baca juga: Serangan Rusia Hancurkan Antonov-225, Pesawat Terbesar di Dunia Milik Ukraina
Staf China Eastern dilaporkan sedang membuat pengaturan untuk kerabat yang ingin melakukan perjalanan ke lokasi kecelakaan pesawat pada Selasa (22/3).
Pesawat dengan 123 penumpang dan sembilan awak di dalamnya itu kehilangan kontak di atas kota Wuzhou, Administrasi Penerbangan Sipil Cina (CAAC).
Menurut data FlightRadar24, penerbangan meninggalkan Kunming pada pukul 13.11 waktu setempat (0511 GMT) dan dijadwalkan mendarat di Guangzhou pada pukul 15.05 waktu setempat (0705 GMT).
Pesawat yang menurut layanan pelacakan penerbangan berusia enam tahun itu telah terbang pada ketinggian 29.100 kaki pada pukul 06.20 GMT.
Media Cina mengutip seorang pejabat penyelamat yang mengatakan bahwa pesawat itu hancur dan menyebabkan kebakaran yang menghancurkan pohon bambu.
People's Daily mengutip seorang pejabat departemen pemadam kebakaran provinsi Guangxi yang mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kehidupan di antara puing-puing pesawat Cina Eastern yang jatuh.(kompas.com)
Baca juga: Rusia Hancurkan Pabrik Pesawat di Lviv Ukraina
Baca juga: KPK Bentuk Satgas Kawal Pembangunan IKN Nusantara
Baca juga: Bareskrim Panggil Rizky Billar Terkait Kasus Doni Salmanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Pesawat-China-Eastern-Airlines-Boeing-737-800.jpg)