Senin, 18 Mei 2026

Tahukah Anda

Merokok Bisa Tingkatkan Prevalensi Stunting di Indonesia

Berbagai studi sudah menemukan bukti bahwa rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, termasuk dalam meningkatkan stunting di Indonesia ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Shutterstock
Ilustrasi merokok. Ternyata ayah atau ibu yang merokok mempertinggi prevalensi kasus stunting pada anak-anaknya. 

Hasto menyebut, peran orang tua dalam hal ini seorang ayah harus benar-benar melindungi anggota keluarganya dari bahaya paparan asap rokok.

Jika terpaksa, Hasto meminta untuk merokok di luar rumah dan jauh dari anggota keluarga lain.

Baca juga: Enam Dampak Buruk Kesepian bagi Kesehatan

“Kalau kita melarang orang merokok itu hampir pasti kita gagal.

Namun, kalau mencegah orang merokok kemungkinan sukses besar.

Oleh karena itu, sebaiknya kita mencegahnya lewat perokok baru atau anak-anak ini,” jelasnya.

Di Indonesia saat ini, kematian karena 33 penyakit yang berkaitan dengan perilaku merokok mencapai 230.862 pada tahun 2015, dengan total kerugian makro mencapai Rp596,61 triliun.

Tembakau membunuh 290.000 orang setiap tahunnya di Indonesia dan merupakan penyebab kematian terbesar akibat penyakit tidak menular.

Dalam audiensi ini Tobacco Control Support Center (TCSC), berfokus dengan target bagaimana menurunkan paparan ataupun perokok anak remaja di Indonesia saat ini. (Kompas.com)

Baca juga: Kerap Sita HP Pengendara, Polisi Gadungan di Ambon Diringkus

Baca juga: Lima Cara Menjaga Kesehatan Tulang agar Tak Mudah Rapuh

Baca juga: Kasus PMK di Aceh Jaya Berkurang

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved