Berita Bireuen
Video Joget Berlogo Suzuya Mall Bireuen Ternyata Hoaks, Pelaku Waras dan Minta Maaf
Tulisan “Suzuya Mall Bireuen” pada bagian atas video itulah yang menjadi sumber kehebohan. Dalam sekejap, video yang awalnya diunggah oleh akun TikTok
Menurutnya, pelaku pengunggah video itu sengaja memasang backsound lagu Aceh untuk lebih meyakinkan bahwa aksi joget itu terjadi di Aceh.
Penjelasan lain diperoleh Prohaba dari Kabag Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Setdakab Bireuen, Tarmizi ST.
Tarmizi mengatakan dia juga sudah menghubungi salah seorang manajer Suzuya Mall Bireuen menyangkut beredarnya video joget seronok yang terdapat tulisan Suzuya Mall Bireuen.
Jawaban manajer itu bahwa video tersebut bukan direkam di Suzuya Bireuen.
Tarmizi dan sejumlah warga lainnya mengharapkan aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran dan mengusut pelaku penyebaran video yang telah meresahkan warga Aceh, khususnya warga Bireuen ini.
Baca juga: Dua Pengendara Sepmor di Kaltara Tewas Tertimpa Tangki Solar
Baca juga: BNN Musnahkan Ladang Ganja di Aceh Besar
Permintaan pengusutan terhadap pelaku penyebaran video hoaks ini juga bermunculan di sejumlah grup WA.
Pelaku minta maaf Belakangan, Serambinews. com mendapatkan kirim sebuah video berisi permintaan maaf dari pelaku pengunggah “video joget heboh di Suzuya Mall Bireuen”.
Dalam video itu, pelaku pengunggah video joget TikTok tersebut mengaku bernama Zulfahmi yang berasal dari salah satu desa di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen.
Dalam video itu, Zulfahmi yang mengenakan baju lengan panjang berwarna hijau, membacakan naskah permintaan maaf yang diketik pada dua lembar kertas.
Dari video itu, terlihat permintaan maaf Zulfahmi ini dibacakan dan direkam di depan pertokoan yang sudah tutup, dengan tulisan dan logo Suzuya di bagian atasnya.
Zulfahmi juga terlihat santai saat membacakan permintaan maaf itu.
Berikut isi lengkap pernyataan maaf Zulfahmi, “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya atas nama Zulfahmi beralamat di... Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, pemilik akun TikTok @teuku_fahmi2 meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak Suzuya Mall Kabupaten Bireuen, Pemerintah Kabupaten Bireuen, seluruh ulama yang ada di Kabupaten Bireuen, dan kepada seluruh masyarakat Bireuen, bahwa video yang saya bagikan melalui akun @teuku_fahmi2 kejadian di video TikTok tersebut bukanlah di Suzuya Mall Bireuen.
Dalam keadaan waras dan sadar, tanpa ada pemaksaan, saya meminta maaf atas konten yang saya buat sehingga meresahkan seluruh masyarakat Bireuen, umumnya masyarakat Aceh.
Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Bireuen karena kesalahan pribadi saya sehingga nama baik Suzuya Bireuen dan Kabupaten Bireuen tercemar.
Terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.” (yus)
Baca juga: Pemeran Video Mesum yang Tersebar di TikTok Diduga Anggota DPRD
Baca juga: Polres Pidie Tangkap Dua Warga Delima Bersama Sabu, Seorang Pria Masuk DPO
Baca juga: Lukas Enembe Jadi Tersangka, Demokrat: Harus Adil, Jangan Tajam ke Lawan Tapi Tumpul ke Kawan!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Pelaku-yang-menyebarkan-video-joget-berlogo-Suzuya-Mall-Bireuen-minta-maaf.jpg)