Senin, 13 April 2026

Luar Negeri

Nikki Haley Berbalik Mendukung Donald Trump di Pilres AS November

Nikki Haley, yang sempat muncul sebagai saingan Donald Trump yang paling gigih dan kritikus paling keras selama pemilihan pendahuluan Partai Republik,

Editor: Muliadi Gani
AFP/CHIP SOMODEVILLA
Mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley. Haley berbalik mendukung Donald Trump di Pilres AS bulan November 2024. 

PROHABA.CO, WASHINGTON DC -  Politisi Nikki Haley mengatakan ia akan memilih Donald Trump dalam pemilihan umum pada November mendatang.

Pernyataan tersebut cukup mengejutkan mengingat persaingan sengit yang dijalani oleh kedua kandidat untuk menjadi calon presiden dari Partai Republik.

Nikki Haley, yang sempat muncul sebagai saingan Donald Trump yang paling gigih dan kritikus paling keras selama pemilihan pendahuluan Partai Republik, mengatakan akan memilih mantan presiden AS itu pada November mendatang.

Haley menyatakan hal itu di lembaga pemikir Hudson Institute Washington pada Rabu (23/5/2024), yang jadi penampilan publik pertamanya sejak keluar dari pencalonan pada bulan MarDia ditanya apakah Joe Biden atau Trump akan melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam masalah keamanan nasional.

Mantan duta besar untuk PBB dan Gubernur Carolina Selatan ini menguraikan daftar prioritas ketika memilih seorang presiden.

Baca juga: Terancam Dipenjara, Donald Trump Didenda Rp146 Juta Terkait Kasus Uang Tutup Mulut

Mulai dari kebutuhan untuk mendukung sekutu dan meminta pertanggungjawaban musuh, hingga mendukung kapitalisme dan kebebasan sekaligus mengurangi utang negara.

“Trump belum sempurna dalam kebijakan ini,” kata Haley, seperti dilansir dari Guardian.

“Saya sudah menjelaskannya berkali-kali.

Namun, Biden telah menjadi sebuah bencana. Jadi, saya akan memilih Trump,” tambahnya.

Wanita berusia 52 tahun itu menambahkan peringatan.

“Karena itu, saya tetap berpegang pada apa yang saya katakan dalam pidato penangguhan saya.

Trump akan pintar jika menjangkau jutaan orang yang memilih saya dan terus mendukung saya, dan tidak berasumsi bahwa mereka akan tetap bersamanya.

Baca juga: Pengunjuk Rasa Desak Joe Biden Serukan Gencatan Senjata di Gaza

Baca juga: Amerika Serikat Jadi Negara Pemasok Senjata Terbesar ke Israel

Dan saya sangat berharap dia melakukan itu,” ujarnya.

Haley bergabung dengan pemimpin minoritas Senat AS, Mitch McConnell, mantan jaksa agung William Barr, dan Chris Sununu, gubernur New Hampshire, dalam jajaran musuh Trump yang tetap akan mendukungnya sebagai calon dari partai tersebut.

Sebelumnya selama kampanye pemilihan pendahuluan, dia mengatakan Trump telah kehilangan kelayakan politik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved