Luar Negeri
Harta Karun Kuno Hilang dari British Museum, FBI Ikut Selidiki
Federal Bureau of Investigation (FBI) kini sedang menyelidiki penjualan barang yang diduga harta karun kuno dari British Museum London, Inggris.
PROHABA.CO, LONDON - British Museum London, Inggris meminta bantuan menemukan harta karun kuno yang hilang dicuri atau dirusak.
Federal Bureau of Investigation (FBI) kini sedang menyelidiki penjualan barang yang diduga harta karun kuno dari British Museum London, Inggris.
Lembaga penegak hukum Amerika Serikat (AS) juga telah membantu pengembalian 268 barang, yang diklaim museum sebagai miliknya, dan dijual kepada seorang kolektor di Washington DC.
Dikutip dari BBC pada Senin (27/5/2024), British Museum mengumumkan tahun lalu bahwa permata kuno, perhiasan, dan barang-barang lain dari koleksinya, hilang, dicuri, atau dirusak.
Seorang pembeli, yang berbasis di New Orleans, mengatakan kepada BBC bahwa agen FBI telah mengirim email kepadanya untuk meminta informasi tentang dua barang yang dia beli di eBay.
Agen FBI mengatakan mereka membantu Polisi Metropolitan menyelidiki barang-barang yang hilang atau dicuri dari museum.
Pembeli mengatakan dia tidak lagi memiliki permata tersebut dan tidak yakin permata itu ditemukan oleh pihak berwenang.
FBI tidak meminta informasi lebih lanjut darinya.
Baca juga: Lima Penemuan Harta Karun Menakjubkan di Tahun 2023, Apa Saja
Baca juga: Ilmuwan Australia Temukan Kuburan Hiu Misterius, Harta Karun Yang Dapat Mengungkap Rahasia Masa Lalu
Baca juga: Miris, Seorang Ayah di Abdya Tega Cabuli Anak Tiri, Dilakukan Saat Rumah Sepi
British Museum mengatakan dari 1.500 benda yang diperkirakan dicuri atau hilang, sejauh ini 626 telah ditemukan dan 100 lainnya telah ditemukan, tetapi belum dikembalikan.
Sebagian besar barang yang diyakini museum telah dicuri tidak dikatalogkan dan masih dalam proses mencari cara untuk membuktikan bahwa barang tersebut berasal dari koleksinya.
Dalam beberapa kasus, hal ini melibatkan persetujuan kolektor untuk menyumbangkan barang-barangnya ke museum sehingga staf dapat menilainya.
Seorang kurator senior, Peter Higgs, dituduh oleh British Museum mencuri, merusak, melebur, dan menjual artefak kuno.
Dia membantah tuduhan tersebut. Pihak museum mengatakan mereka yakin Dr. Higgs mengantongi total sekitar £100.000 (Rp 2 miliar).
Berdasarkan dokumen pengadilan dalam kasus perdata yang diajukan museum terhadap Dr. Higgs, pihak museum meyakini bahwa Dr. Higgs telah mencuri barang-barang setidaknya selama satu dekade, menjual sebagian besar barang-barang yang tidak terdaftar dari gudang museum.
Pihak museum yakin Dr. Higgs yang telah dipecat, telah menjual barang tersebut kepada setidaknya 45 pembeli di eBay.
| Membunuh ART asal Indonesia, Finalis MasterChef Malaysia Dipenjara 34 Tahun |
|
|---|
| Katy Perry Tur Luar Angkasa Hanya dalam Durasi 11 Menit |
|
|---|
| 6 Imigran Meninggal, 40 Lainnya Hilang Setelah Kapal Mereka Tumpang Terbalik di Laut Mediterania |
|
|---|
| Melalui Investigasi, PBB Telah Menetapkan Israel Melakukan Genosida selama Konflik di Gaza |
|
|---|
| Kelompok Separatis Membajak Kereta Api di Pakistan, 27 Tentara Tewas dan 346 Sandera Bebas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/British-Museum-London.jpg)