Kamis, 7 Mei 2026

Luar Negeri

Ayah Hukum Anaknya Makan Cabai, Tak Disangka Tersedak dan Tewas

Seorang ayah di Singapura menghukum anaknya yang masih berusia 4 tahun dengan sengaja memaksa sang anak untuk makan cabai, hingga sang anak tersedak

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Mothership
Seorang ayah di Singapura menghukum anaknya yang masih berusia 4 tahun dengan memakan cabai. Ia sebenarnya tidak memaksa buah hatinya untuk memakan cabai dalam jumlah banyak dan bahkan tak sampai 1 buah utuh. Tapi, tak disangka, putranya tewas setelah itu. Si anak meninggal dunia karena potongan cabai kecil yang dimakannya tersangkut di saluran pernapasan. 

PROHABA.CO, SINGAPURA -  Seorang ayah di Singapura menghukum anaknya yang masih berusia 4 tahun dengan sengaja memaksa sang anak untuk makan cabai, hingga sang anak tersedak dan meninggal dunia.

Ia sebenarnya tidak memaksa buah hatinya untuk memakan cabai dalam jumlah banyak dan bahkan tak sampai 1 buah utuh.

Akan tetapi, tak disangka, putranya itu tewas setelah itu.

Si anak meninggal lantaran potongan cabai kecil yang dia makan tersangkut di saluran pernapasannya

Sebagaimana dilaporkan Mothership pada Selasa (4/6/2024), menurut dokumen pengadilan, pria 38 tahun itu berada di rumah bersama istri dan empat anaknya pada hari kejadian, yakni tanggal 2Agustus 2022.

Pada sekitar pukul 13.50 waktu setempat, pria itu menyadari bahwa putranya berbau feses (tinja)

Putranya sedang menjalani pelatihan toilet pada saat itu dan seharusnya memberi tahu orang tuanya jika ingin perlu buang air besar (BAB).

Baca juga: Tangkap 2 Tersangka, Bea Cukai Batam Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Ilegal Asal Singapura

Baca juga: Miris! Kakak Beradik di Cipayung Dicabuli Ayah Kandung dan Ayah Tiri

Namun, ia tidak melakukannya. Anak laki-laki itu bahkan menyangkal telah buang air besar.

Si ayah kemudian memutuskan untuk mendisiplinkan putranya dengan menyuruhnya makan cabai.

Dia mengambil sebuah cabai dari lemari es dan mematahkan sebagian kecil cabai di bagian ujungnya.

Dia lalu mendekati putranya yang sedang berbaring di lantai dengan posisi telentang, memaksa ujung cabai tersebut melewati giginya dan masuk ke dalam mulut sang anak.

Anaknya kemudian bangun dan mulai berlari-lari, sambil menunjuk-nunjuk tenggorokannya.

Dia kemudian muntah dan pingsan.

Istri pria itu melakukan manuver Heimlich (pertolongan pertama) pada putranya, tetapi kondisinya tidak membaik.

Pria itu juga mencoba menggunakan jari-jarinya untuk mengeluarkan sumbatan dari mulut anak laki-laki tersebut, tetapi tidak berhasil.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved