Warga Aceh Korban TPPO
3 Warga Aceh Dipaksa Jadi Scammer di Laos, Berhasil Kabur dan Sudah Pulang Kampung, Begini Kisahnya
Kasus warga Aceh yang menjadi korban Tindak Pidana Penjualan Orang atau TPPO di luar negeri kembali terungkap.
Karena tidak tahan lagi, mereka kemudian memutuskan untuk melarikan diri dari tempat kerjanya.
Keputusan itu juga karena paspor mereka yang sebelumnya ditahan pihak perusahaan sudah dikembalikan lantaran ada razia dari pihak otoritas setempat.
"Kondisi itu dimanfaatkan oleh ketiga korban untuk melarikan diri," tutur Haji Uma.
Dijelaskan, modus keberangkatan ketiga korban ke Laos masih sama seperti kasus-kasus sebelumnya yaitu mereka mendapatkan informasi adanya peluang kerja di Laos dari media sosial.
"Mereka mendaftar dan membuat paspor untuk berangkat ke Laos dengan diiming-iming gaji besar.
Namun setelah tiba di Laos, semuanya tidak sesuai seperti yang dibayangkan dan mereka dipekerjakan sebagai scammer,” ungkapnya.
Haji Uma mengingatkan seluruh masyarakat Aceh untuk berhati-hati terhadap tawaran atau ajakan bekerja di luar negeri, sehingga tidak ada lagi warga Aceh yang menjadi korban TPPO. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anggota DPD Selamatkan 3 Warga Aceh yang Dipaksa Jadi "Scammer" di Laos",
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Warga Aceh
TPPO
Tindak Pidana Penjualan Orang
Laos
anggota DPD RI asal Aceh
H Sudirman
Haji Uma
Scammer
Prohaba.co
| Muhammad Aril dan Talha Della Sintia Juara Duta Baca USK 2026 |
|
|---|
| Disbudpar Aceh dan GEKRAFS Jalin Kerja Sama, Genjot Promosi Wisata dan Ekraf |
|
|---|
| Bank Aceh Gandeng Taspen, Perkuat Layanan Pembayaran Pensiun di Aceh |
|
|---|
| RSIA Cempaka Az-Zahra Banda Aceh Kembali Terima Pasien BPJS, Ini Fasilitas yang Disiapkan |
|
|---|
| Demo Tolak Pergub JKA di Kantor Gubernur Aceh Berujung Ricuh, Sejumlah Massa Diamankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Warga-Aceh-Korban-TPPO-di-Laos.jpg)