Jumat, 5 Juni 2026

Kasus Penganiayaan

Pemuda di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Gara-Gara Tak Dibeli Motor PCX

Seorang pemuda berinisial FF (26) tega menganiaya ayah kandungnya, PC (54), hanya karena keinginannya membeli motor Honda PCX tidak dipenuhi. 

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Tribun Jatim Network/Muhammad Nurkholis
PELAKU PENGANIAYAAN DIAMANKAN - Petugas kepolisian mengamankan pelaku penganiayaan terhadap ayah kandung di Desa Campurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (23/3/2026). Aksi penganiayaan ini dipicu karena pelaku kesal tak dibelikan sepeda motor Honda PCX.  

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa aksi kekerasan ini dipicu oleh permintaan FF agar dibelikan sepeda motor Honda PCX.

Karena tidak dipenuhi, pelaku melampiaskan amarahnya kepada ayah dan adiknya.

Polisi juga mengungkap bahwa FF sebelumnya kerap melakukan ancaman dan kekerasan terhadap korban sebelumnya.

Atas perbuatan anaknya, PC akhirnya melaporkan kejadian ini ke Satreskrim Polres Tuban.

Unit PPA Satreskrim segera bergerak dan berhasil mengamankan pelaku pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

FF berhasil ditangkap saat berada di sebuah warung kopi di Desa Campurejo.

Saat itu, ia diduga sedang menunggu pembeli sepeda motor yang hendak dijual, dengan rencana hasilnya digunakan untuk kabur.

Kini pelaku telah ditahan di Mapolres Tuban dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 44 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara,” pungkas Iptu Siswanto.

Baca juga: Kesal Dibangunkan Sahur, Pria di Samarinda Aniaya Remaja hingga Luka Parah dan 5 Gigi Patah

Baca juga: Tragedi Malam Lebaran: Suimih Dibunuh dan Dimutilasi Suami Siri di Samarinda

Artikel ini telah tayang di TribunMadura.com

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved