Berita Aceh Jaya
Honorer di Aceh Jaya Lecehkan Bocah Lelaki
Pelecehan tidak hanya terjadi pada wanita atau anak perempuan saja, tetapi anak laki-laki pun bisa menjadi korban pelecehan.
Penulis: Redaksi | Editor: Muliadi Gani
Korban pun melakukan perlawanan dengan mengatakan “sakit”, tapi tak dihiraukan oleh terdakwa.
Aksi bejat tersebut baru dihentikan terdakwa setelah mendengar suara anak-anak yang lewat di samping rumah tersebut.
Pada saat terdakwa melakukan perbuatan tersebut, korban hanya bisa diam karena takut, tetapi tidak rela karena terdakwa secara langsung melakukan pelecehan yang berakibat pada kesakitan.
Setelah pulang ke rumah, ibu korban bertanya kenapa berdarah di bagian alat vitalnya, korban menjawab karena saksi anak korban jatuh.
Karena darah semakin banyak, ibu korban memutuskan membawa korban ke rumah sakit.
Korban pun tidak memberitahukan kepada siapa pun terkait kejadian ini karena takut.
Korban baru memberitahukan kepada ibunya setelah dua minggu dari kejadian itu.
Tak terima sang putri dilecehkan, ibu korban kemudian melaporkan peristiwa ini ke kantor polisi.
Dari hasil visum et repertum ditemukan selaput dara korban tidak utuh lagi arah pukul 7 dengan pendarahan aktif dari mukosa vagina dalam.
Korban dinyatakan dalam kondisi syok hipovolemik karena pendarahan aktif dari vagina dan anemia (Hb 7,9 gr/dl).
Korban juga harus menjalani perawatan di rumah Sakit Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya selama empat hari.
(Serambinews.com/ar)
Baca juga: Ibu Muda Pelaku Pelecehan Mengaku Jadi Korban
Baca juga: Mahasiswa Pelaku Pelecehan Seksual Diikat dan Ditelanjangi di Kampus
Baca juga: Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Rudapaksa Siswi Madrasah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-pelecehan-pada-anak-laki-laki.jpg)