Luar Negeri
Presiden Iran Tuntut Israel Dikeluarkan dari PBB
Presiden Iran Ebrahim Raisi menuntut agar Israel dikeluarkan dari PBB lewat pidatonya di acara peringatan 45 tahun revolusi Islam, Minggu (11/2/2024).
PROHABA.CO, TEHERAN - Presiden Iran Ebrahim Raisi menuntut agar Israel dikeluarkan dari PBB lewat pidatonya di acara peringatan 45 tahun revolusi Islam, Minggu (11/2/2024).
Selain itu, Raisi juga mendesak Israel agar menghentikan pengeboman di daerah kantong Palestina tersebut sesegera mungkin.
Raisi mempertanyakan apakah Israel masih dapat mematuhi perjanjian PBB usai melanggar 400 pernyataan dan resolusi organisasi internasional.
Presiden Ebrahim Raisi mengutuk Israel atas serangannya di Jalur Gaza Palestina.
Presiden Iran juga menuntut agar Israel dikeluarkan dari PBB.
Selain itu, Raisi menuntut agar pengeboman adi Gaza harus dihentikan sesegera mungkin.
Dikutip dari AFP, sejak revolusi Iran pada 1979 yang menggulingkan Shah Mohammad Reza Pahlavi yang didukung AS, kekuatan utama Muslim Syiah di kawasan ini sekarang sangat bermusuhan dengan Israel, Amerika Serikat, dan Inggris.
Baca juga: Ledakan Dekat Makam Jenderal Iran Qasem Soleimani, 20 Orang Meninggal dan 30 Luka-Luka
Apalagi ketegangan semakin meningkat sejak perang paling berdarah di Gaza meletus pada 7 Oktober 2023 dengan serangan kelompok Hamas terhadap Israel.
Serangan Hamas memicu kekerasan antara kelompok militan yang didukung Iran dan pasukan AS.
Pada upacara peringatan itu juga terus disuarakan terkait dukungan terhadap perjuangan Palestina.
Di Teheran, Raisi menuduh “entitas Zionis”, istilah Iran untuk Israel, melakukan genosida di Gaza dengan dukungan Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya.
Para pendukung meneriakkan “Ganyang Amerika Serikat”, “Ganyang Israel”, dan “Ganyang Inggris” di alun-alun, tempat rudal-rudal buatan Iran dan perangkat keras militer lainnya dipajang.
Raisi menuntut agar pengeboman di Jalur Gaza harus dihentikan sesegera mungkin dan menyatakan bahwa kematian rezim Zionis telah tiba, dalam pidatonya di hadapan ribuan orang di Lapangan Azadi di Teheran barat.
Baca juga: Israel Serang Kota Rafah Sebelum Fajar, 52 Orang Tewas
Baca juga: Menlu Retno Walk Out Saat Dubes Israel Beri Pernyataan di DK PBB
Dia bertanya tentang Israel, “Bagaimana sebuah rezim yang telah melanggar 400 pernyataan dan resolusi organisasi internasional dapat mematuhi perjanjian PBB?”
“Kami percaya bahwa salah satu langkah penting yang harus diambil adalah pengusiran rezim Zionis dari PBB,” tegas dia.
| Membunuh ART asal Indonesia, Finalis MasterChef Malaysia Dipenjara 34 Tahun |
|
|---|
| Katy Perry Tur Luar Angkasa Hanya dalam Durasi 11 Menit |
|
|---|
| 6 Imigran Meninggal, 40 Lainnya Hilang Setelah Kapal Mereka Tumpang Terbalik di Laut Mediterania |
|
|---|
| Melalui Investigasi, PBB Telah Menetapkan Israel Melakukan Genosida selama Konflik di Gaza |
|
|---|
| Kelompok Separatis Membajak Kereta Api di Pakistan, 27 Tentara Tewas dan 346 Sandera Bebas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ebrahim-raisi.jpg)