Ramadhan 2025
Ini Manfaat Kurma untuk Berbuka Puasa, Buah yang Perlu Dihindari Menurut Pakar Gizi
Buah kurma, terkandung kalori, lemak, karbohidrat, protein, serat, vitamin B6, dan sejumlah mineral seperti zat besi, magnesium, dan potasium yang sem
PROHABA.CO - Buah kurma, terkandung kalori, lemak, karbohidrat, protein, serat, vitamin B6, dan sejumlah mineral seperti zat besi, magnesium, dan potasium yang semuanya baik untuk tubuh.
Rasanya yang manis berasal dari kandungan gulanya yang memang cukup tinggi.
Kurma mengandung sekitar 70 persen karbohidrat yang sebagian besarnya terdiri dari gula.
Karena kandungan gulanya tinggi, sebagian penderita diabetes pun khawatir mengonsumsi buah ini.
Padahal, kurma adalah buah yang banyak beredar saat bulan Ramadhan dan dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.
Selama berpuasa, tubuh mengalami keterbatasan asupan energi, terutama dari glukosa, yang merupakan sumber utama bagi otak.
Saat cadangan glikogen dalam hati berkurang, tubuh beralih menggunakan asam lemak sebagai sumber energi alternatif.
Berbuka puasa dengan makanan yang tepat berperan penting dalam memulihkan energi setelah seharian menahan lapar dan haus.
Menurut Pakar Gizi dari IPB University, Prof Katrin Roosita, pemilihan buah yang tepat saat berbuka dapat memberikan manfaat optimal bagi kesehatan.
“Proses inilah yang menghasilkan keton, yang dapat dimanfaatkan oleh tubuh sebagai energi alternatif,” kata Katrin, Selasa (11/3/2025) seperti dilansir laman IPB University.
Katrin menjelaskan bahwa saat berbuka, penting untuk segera mengisi kembali energi dengan karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa, yang banyak terdapat dalam buah-buahan.
Baca juga: Kurma Israel yang Diharamkan MUI, Tiga Jenis Dijual di Indonesia, Ini Daftarnya
Baca juga: Simak 6 Manfaat Kurma untuk Kesehatan, Bantu Cegah Kanker
Kurma, misalnya, kaya akan fruktosa dan dianjurkan oleh Rasulullah saw untuk dikonsumsi saat berbuka karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis, sehingga lebih aman bagi penderita diabetes.
Selain kurma, Prof. Katrin merekomendasikan buah-buahan dengan kadar air tinggi, seperti semangka, melon, dan pepaya.
Buah-buahan ini tidak hanya mengandung fruktosa tetapi juga kaya akan air, vitamin, dan mineral yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh setelah berpuasa lebih dari 12 jam.
Pepaya, misalnya, mengandung beta-karoten sebagai provitamin A yang bermanfaat bagi tubuh.
| Bacaan Niat dan Doa Zakat Fitrah Serta Waktu Pembayaran Zakat Fitrah |
|
|---|
| Garudafood dan Sekolah Relawan Salurkan 20 Al-Qur’an Braille untuk Pelajar Disabilitas Netra |
|
|---|
| 365 Kaligrafer Indonesia Pecahkan Rekor MURI Dalam Penulisan Mushaf Nusantara |
|
|---|
| 4 Amalan yang Dapat Dilakukan dalam Menghidupkan Malam Lailatul Qadar |
|
|---|
| Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan, Amalan dan Keistimewaan Malam Lailatul Qodar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/kurma.jpg)