Minggu, 26 April 2026

Berita Aceh Besar

Cuaca Ekstrem, Sudah Sepekan Nelayan Aceh Besar Tak Melaut

 Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda wilayah Aceh Besar dan sekitarnya

Editor: Muliadi Gani
For Serambinews.com
NELAYAN TIDAK MELAUT - Kapal nelayan tampak berlabuh di dermaga. Nelayan Aceh Besar sudah sepekan tidak melaut dampak dari cuaca buruk yang melanda perairan Aceh dalam beberapa waktu belakangan. 

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar

PROHABA.CO,  JANTHO -  Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda wilayah Aceh Besar dan sekitarnya membuat nelayan tradisional di kawasan pesisir Lhoknga tidak melaut selama lebih dari sepekan terakhir.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Aceh Besar, Mulyadi, mengatakan bahwa kondisi tersebut sangat memengaruhi ekonomi nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut.

“Sudah beberapa hari mereka tidak melaut.

Dan diprediksi cuaca buruk ini akan terjadi dalam sepekan ke depan,” kata Mulyadi dikutip Serambinews.com, Selasa (15/7/2025).

Menurutnya, angin barat, gelombang tinggi, hujan lebat, serta air gunung yang mengalir ke laut membuat kondisi perairan keruh dan membahayakan bagi aktivitas nelayan. 

Terlebih air gunung yang turun ke sungai dengan muaranya ke laut, membuat kondisi air kuning yang membuat nelayan kesulitan mendapat ikan. 

“Tidak bisa melaut juga mempengaruhi ekonomi nelayan.

BMKG juga sudah mengeluarkan peringatan,” ucapnya.

Mulyadi menungkapkan, pada Sabtu lalu, ada seorang nelayan yang mencoba memaksakan diri untuk pergi melaut. 

Baca juga: Waspada! Cuaca Ekstrem di Aceh, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Beberapa Hari ke Depan

Baca juga: Empat Pria Ditangkap Terkait Kasus Pembobolan Rumah Warga di Aceh Besar

Namun, tak lama setelah pergi, nelayan tersebut harus kembali ke tepian lantaran kondisi gelombang yang cukup tinggi. 

“Pulang lagi dia, nggak bisa lewat dari muara,” ucapnya.

Saat ini sendiri masih musim angin barat yang membuat gelombang tinggi yang mencapai hingga empat-lima meter. 

Ketinggian gelombang tersebut, membuat nelayan kesulitan keluar dari muara.

“Mereka nggak bisa keluar dari muara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved