Senin, 11 Mei 2026

Konflik Amerika vs Iran

Dampak Perang Timur Tengah, Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS

Harga minyak dunia pada Minggu (8/3/2026) menembus angka 100 dolar AS per barel untuk pertama kali sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Tangkapan Layar YouTube ABC News/WIKIMEDIA COMMONS/ABE MCNATT
HARGA MINYAK DUNIA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Harga minyak dunia pada Minggu (8/3/2026) menembus angka 100 dolar AS per barel untuk pertama kali sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 2022. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi lonjakan harga ini melalui unggahan di media sosial Truth Social.(Tangkapan Layar YouTube ABC News/WIKIMEDIA COMMONS/ABE MCNATT) 

Ancaman ini memicu ketegangan pasar global, dan para analis memperingatkan harga minyak bisa melonjak lebih tinggi jika konflik terus meluas atau jalur perdagangan terganggu.

Baca juga: Istri Muda Tega Bunuh Suami di Tangerang, Berawal Cekcok soal Pakaian dan Rencana Nikah Lagi

Beberapa perkiraan bahkan menyebut harga minyak berpotensi mencapai 150 dolar AS per barel dalam skenario terburuk.

Kenaikan harga energi mulai memengaruhi pasar keuangan global.

Beberapa indeks saham di Amerika Serikat turun tajam karena investor khawatir harga bahan bakar tinggi dapat memicu inflasi baru dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Harga bensin di AS juga meningkat, dengan rata-rata harga per galon naik sekitar 16 persen dalam sepekan menjadi 3,45 dolar AS per galon.

Kondisi ini berpotensi menjadi tantangan politik bagi pemerintahan Trump menjelang pemilihan paruh waktu legislatif November mendatang.

Pemerintah Amerika Serikat berupaya menenangkan pasar, menyatakan dampak konflik terhadap pasokan minyak bersifat sementara. 

Berbagai langkah juga sedang dipertimbangkan untuk menjaga stabilitas energi global. 

Para pengamat menilai perkembangan konflik di Timur Tengah dalam beberapa minggu ke depan akan menjadi faktor kunci yang menentukan arah harga minyak dunia, dengan kemungkinan periode volatilitas yang lebih tinggi jika ketegangan meningkat.

Baca juga: Israel Serang Depot Minyak Teheran, Iran Luncurkan Rudal Balasan ke Tel Aviv dan Yerusalem

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pasokan BBM dan LPG Aman, Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Baca juga: Mossad Gelar Operasi False Flag demi Seret Arab Saudi ke Dalam Konflik, Iran Bantah  Serang Aramco

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved