Berita Banda Aceh
Mualem Capai Kesepakatan dengan SKK Migas, PoD Blok Andaman Direvisi
Pemerintah Aceh dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencapai kesepakatan penting
Menurutnya, revisi PoD tersebut bukan hanya bertujuan memberikan keuntungan bagi investor, tetapi juga memastikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat Aceh.
Pemerintah Aceh menilai pengolahan gas di darat dapat menjadi pemicu kebangkitan industri di kawasan Arun yang selama ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat industri energi nasional.
Selain itu, keberadaan fasilitas pengolahan di darat diyakini mampu menghidupkan kembali sektor pupuk dan petrokimia yang pernah menjadi tulang punggung perekonomian Aceh.
Baca juga: Mualem Tegaskan Gas South Andaman Tak Boleh Langsung Dialirkan ke Luar Aceh
Tidak hanya itu, skema pengolahan di darat juga dipandang mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan penggunaan fasilitas terapung di lepas pantai yang operasionalnya relatif terbatas dan terisolasi.
“Fasilitas darat menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah jauh lebih besar dibandingkan fasilitas terapung yang berada di lepas pantai,” kata Nurlis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas pengolahan di darat akan menciptakan efek berganda atau multiplier effect terhadap perekonomian daerah.
Kehadiran proyek tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan berbagai sektor usaha pendukung, mulai dari jasa, konstruksi, transportasi hingga industri turunan lainnya.
Sebagai referensi, Nurlis mencontohkan perubahan skema pengembangan proyek migas di Blok Masela, Laut Arafura, Maluku, yang sebelumnya dirancang menggunakan fasilitas lepas pantai namun kemudian dialihkan ke konsep pengolahan di darat.
Menurutnya, hal itu juga dibenarkan oleh Kepala SKK Migas dalam pertemuan tersebut.
“Dalam pertemuan itu Pak Kepala SKK Migas mengatakan bahwa sudah dipindahkan dari laut ke darat,” ujarnya.
Pemerintah Aceh berharap revisi PoD Lapangan Gas Tangkulo dapat segera difinalisasi sehingga pengembangan Blok Andaman benar-benar memberikan manfaat optimal bagi Aceh sekaligus tetap menarik bagi investor.
Nurlis menambahkan, setelah seluruh proses revisi disepakati, Gubernur Aceh dan Kepala SKK Migas akan menggelar konferensi pers bersama untuk menyampaikan hasil kesepakatan tersebut kepada publik.
“Setelah Gubernur Mualem menilai proyek Blok Andaman benar-benar menguntungkan bagi Aceh, baru beliau bersedia menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” pungkasnya.
(Serambinews.com/Indra Wijaya)
Baca juga: Lhokseumawe jadi Lokasi ORF Migas Blok Andaman, Wali Kota Desak Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Baca juga: Dibuka Peluang Dalam Pengelolaan Migas di Laut hingga 200 Mil, Pemerintah Aceh Sampaikan Apresiasi
Baca juga: Lima Sayuran Kaya Zat Besi yang Baik untuk Mencegah Anemia dan Menjaga Kesehatan Tubuh
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Banda Aceh
Gubernur Aceh Muzakir Manaf
Mualem
SKK Migas
PoD Blok Andaman
revisi
Eksplorasi Blok Andaman
Gas Andaman
Gas Tangkulo
Pemerintah Aceh
Prohaba.co
Prohaba
KEK Arun
| Warga Syiah Kuala Gerebek Pasangan Nonmahram di Kos Putri Banda Aceh |
|
|---|
| Kemenag Gelontorkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Aceh, Penanganan Dampak Bencana |
|
|---|
| Harga BBM Naik, Organda Aceh Pastikan Tarif Angkutan Darat Masih Normal |
|
|---|
| Polresta Banda Aceh Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pembakaran Gedung Fakultas Pertanian USK |
|
|---|
| Diduga Berebut Lahan Parkir, Jukir di Banda Aceh Disabet Parang Saat CFD Simpang Lima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Gubernur-Aceh-dan-rombongan-melakukan-pertemuan-dengan-Kepala-SKK-Migas.jpg)