Kasus Penipuan
Waspada! Penipuan Jemaah Haji Marak, Modus Minta Pembaruan Data via Telepon
Kasus dugaan penipuan yang menyasar calon jemaah haji kembali marak terjadi, termasuk di Kabupaten Sukabumi.
Jika menerima panggilan mencurigakan, masyarakat diminta segera mengakhiri komunikasi dan mengonfirmasi langsung ke kantor resmi haji dan umrah.
“Jangan mudah percaya.
Jika ada hal mencurigakan, segera tutup telepon atau hubungi kantor kantor haji dan umrah untuk memastikan kebenarannya,” tegasnya.
Pihak Kantor Haji dan Umrah Sukabumi berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan, sehingga tidak ada lagi korban penipuan yang merugikan, terutama menjelang musim pemberangkatan haji.
Baca juga: Ibu Bhayangkari di Pekanbaru Pinjam Banyak Akun Modus Kredit iPhone, Guru TK Rugi Rp270 Juta
Baca juga: Waspada Penipuan Digital Bermodus Scam Coretax, Praktisi IT Bongkar Ciri Pesan yang Kuras Saldo
Baca juga: Dua Remaja Bireuen Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Peudada
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Dokter Gadungan di Bantul Tipu Pasien hingga Rp538 Juta, Modus Vonis Penyakit Palsu |
|
|---|
| Tersangka Penipuan Jual Beli Mobil di Facebook Diringkus, Kerugian Korban Capai Rp 140 Juta |
|
|---|
| Pria di Solo Jadi Korban Penipuan Calon Istri, Batal Nikah setelah Uang Sewa Gedung Dibawa Kabur |
|
|---|
| Mama Muda di Kediri Tipu Berondong hingga Rp 47 Juta, Ngaku Perawat dan Sekongkol dengan Suami |
|
|---|
| Pemilik Biro Umrah dan Haji di Madiun Ditangkap Polisi, Ini Masalahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Foto-Ilustrasi-penipuan-jamaah-haji.jpg)