Berita Aceh Singkil
Perburuan Penyu di Singkil Terus Terjadi, Empat Masih Hidup dan Dua Mati
Polsek Pulau Banyak Polres Aceh Singkil bersama pegiat lingkungan hidup setampat berhasil mengagalkan perburuan penyu di Kepulauan Banyak, Kabupaten
Peran serta masyarakat dapat dilakukan dengan mengamati atau memantau kegiatan perikanan dan pemanfaatan lingkungan yang ada di daerahnya.
Kemudian melaporkan bila mengetahui terjadi dugaan kegiatan destructive fishing kepada pihak terkait, baik itu Dinas Perikanan, BKSDA dan aparat penegak hukum.
Penyu hidup biasanya ditangkap para penjahat di laut bebas karena dua alasan.
Pertama, untuk diambil cangkangnya dan diawetkan, lalu dijadikan opsetan perhiasan dinding.
Alasan kedua, penyu ditangkap, lalu dimutilasi untuk dimakan dagingnya.
Kejaahatan kedua ini lebih banyak dilakukan oleh orang-orang yang bukan Aceh. (*)
Baca juga: Penyu Hijau Selama 3.000 Tahun Makan di Tempat yang Sama
Baca juga: Selundupkan 18 Penyu Hijau, 2 Pria Ditetapkan Tersangka
Baca juga: Terkam Nelayan Pulau Banyak, Seekor Buaya Berhasil Ditangkap
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Waspada! Jalan Danau Paris Aceh Singkil Rawan Longsor Jelang Arus Mudik |
|
|---|
| Massa Desak Dewan Anulir Interpelasi Bupati Safriadi, Anggota DPRK Jadi Heran |
|
|---|
| Massa Berpita Kuning Geruduk Kantor DPRK Aceh Singkil, Desak Pengesahan APBK 2026 |
|
|---|
| Interupsi Anggota DPRK Hujani Interpelasi Bupati Aceh Singkil |
|
|---|
| Hak Interpelasi Bergulir, DPRK Aceh Singkil Panggil Bupati Safriadi Oyon 2 Maret |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Barang-bukti-penyu-dalam-perahu-yang-berhasil-diamankan-petugas-di-kawasan-pulau-Palambak-Besar.jpg)