Rabu, 10 Juni 2026

Puluhan Dapur SPPG Stop Beroperasi, Staf Dirumahkan, Siswa Terancam Lapar

Penyaluran paket Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah sekolah di Aceh terhenti mendadak mulai Senin (8/6/2026) kemarin.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
DAPUR MBG - Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir mengunjungi lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gampong Lambhuk, Banda Aceh, Senin (28/4/2025). Penyaluran paket Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah sekolah di Aceh terhenti mendadak mulai Senin (8/6/2026) kemarin.(Serambinews.com/HO) 

“Sekarang tidak boleh lagi mitra melakukan penalangan, sebaba ditakutkan terjadi mark-up harga, penyalahgunaan anggaran yang nanti ketika dilaporkan sudah melebihi dari pagu.

Makanya, BGN Pusat berinisiatif kalau memang (dana) tidak masuk, maka stop operasional,” ujarnya.

Dampak dari penghentian operasional tersebut langsung dirasakan oleh sekolah penerima manfaat.

Distribusi makanan bergizi gratis dari tujuh dapur yang terdampak tidak dapat dilakukan sesuai jadwal.

Meski demikian, pihak pengelola dapur SPPG telah menyampaikan pemberitahuan kepada sekolah-sekolah penerima terkait kendala yang sedang terjadi. 

Reza menambahkan, saat ini masih ada 30 dapur MBG lainnya di Banda Aceh yang tetap beroperasi karena sebelumnya telah menerima top-up dana dan masih memiliki saldo operasional yang cukup.

Baca juga: Kurir Sabu 113 Kg Ditangkap di Bireuen, Polisi Usut Jaringan Besar dan Dokumen Palsu

Namun, ia mengingatkan, jumlah dapur yang berhenti beroperasi berpotensi bertambah apabila pencairan dana kembali mengalami keterlambatan.

Dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring, BGN disebut telah menyampaikan bahwa proses pencairan dana operasional dijadwalkan berlangsung pada hari Senin kemarin.

Karena itu, pengelola dapur berharap layanan MBG dapat kembali berjalan normal pada hari berikutnya. 

Reza juga berharap BGN melakukan perbaikan tata kelola pencairan dana agar kendala serupa tidak kembali terjadi.

Menurutnya, kelancaran pendanaan sangat penting, mengingat MBG merupakan program prioritas nasional yang menyasar ratusan ribu pelajar sebagai penerima manfaat.

“Semoga BGN Pusat ke depannya lebih memperbaik sistem tata kelola dalam proses top-up dana, supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari,” tuturnya. 

Enam di Kota Langsa

Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di Langsa. Enam dapur SPPG di kota itu juga terpaksa menghentikan operasionalnya karena kejadian serupa.

Terkendala pencairan dana

Koordinator Regional Aceh Badan Gizi Nasional, Mustafa Kamal, mengakui adanya sejumlah dapur MBG di Aceh yang terpaksa menghentikan operasional akibat kendala pencairan dana dari pusat.

Namun, hingga kini pihaknya masih melakukan rekapitulasi jumlah dapur yang terdampak di berbagai kabupaten dan kota di seluruh Aceh.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved