Berita Aceh Tamiang
24 Hari Pascabanjir, 5 Kampung di Sekerak Aceh Tamiang Masih Terisolir
Sudah 24 hari pasca-banjir bandang yang melanda Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, sejumlah kampung di wilayah tersebut masih terisolir.
Burhanuddin (42), warga Pematangdurian, mengungkapkan penderitaan masyarakat akibat akses yang tertutup.
Ia berharap pemerintah segera turun tangan agar distribusi bantuan bisa kembali lancar.
“Untungnya setiap hari relawan ada yang datang, artinya hidup kami memang bergantung sekali sama relawan,” ujarnya.
Situasi ini menunjukkan betapa rentannya infrastruktur di daerah rawan bencana.
Pemerintah diharapkan segera melakukan pembersihan jembatan dan perbaikan agar kehidupan masyarakat bisa kembali normal.
(Serambinews/Rahmad Wiguna)
Baca juga: Jadi Titik Krusia, PT MPG Berhasil Operasikan Kembali Unit 4 PLTU 3-4 Pascabencana Hidrometeorologi
Baca juga: Bener Meriah Terisolir, Bupati Tagore Mohon Bantuan Segera Masuk Lewat Udara
Baca juga: Jusuf Kalla Tinjau Bencana Bener Meriah, PMI Fokus Pemulihan Pasca-Banjir dan Longsor
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Aceh Tamiang
Banjir Aceh
Terisolir
tumpukan kayu
Banjir Aceh Tamiang
Kecamatan Sekerak
Prohaba.co
Prohaba
| Kersetrum Saat Beraksi, Dua Pencuri Kabel Dibekuk, Terjadi di Kolong Jembatan Kualasimpang |
|
|---|
| Nelayan Aceh Tamiang Hilang Setelah Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Seruway |
|
|---|
| Wakil Gubernur Aceh Turun ke Aceh Tamiang Tinjau Infrastruktur Jalan dan Perusahaan Air Minum |
|
|---|
| LP Kualasimpang Ultimatum Narapidana Kembali Sebelum 17 Mei 2026, Terancam DPO |
|
|---|
| Lantai Huntara Danantara Aceh Tamiang Amblas Sepanjang 12 Meter, Penghuni Terancam Bahaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Tumpukan-kayu-diduga-hasil-penebangan-liar-menumpuk-di-jembatan-Pematangdurian-Sekerak.jpg)